Perawatan Wajah

Apa Jenis Kulitmu? Yuk Cari Tahu Ciri-ciri dan Cara Merawatnya

Untuk para wanita, kulit wajah pastilah salah satu bagian tubuh yang paling dijaga. Nah, apabila timbul masalah di kulit wajah pasti membuat para wanita khawatir, apalagi sampai timbul jerawat, bekas atau flek hitam. Bukan hanya perawatan wajah yang salah yang dapat menyebabkan kulit wajah bermasalah tetapi juga pilihan produk yang biasa kita gunakan sehari. Agar mendapatkan perawatan wajah yang maksimal, tentunya kita harus tahu apa jenis kulit wajah kita. Mari kita bahas jenis kulit wajah yang dimiliki kebanyakan orang.

Jenis-jenis kulit

1. Kulit Normal

Buat kamu yang punya jenis kulit wajah normal, bersyukurlah karena ini merupakan impian kebanyak wanita. Kulit normal biasanya memiliki keseimbangan kulit yang baik antara kandungan minyak dan kandungan air. Jenis kulit normal ini biasanya jarang memiliki masalah kulit, tidak terlalu sensitif, pori-pori pun hampir tak terlihat, serta terlihat bercahaya.

Untuk kamu yang kulit normal, perawatan yang perlu kamu lakukan tidak terlalu sulit. Kamu cukup menggunakan perawatan kulit wajah khusus untuk kulit normal. Pakailah sabun yang berbahan dasar lembut dan jangan terlalu keras menggosoknya. Kamu bisa membilasnya dengan air hangat kemudian mengeringkannya.

2. Kulit Berminyak

Kulit wajah yang berminyak biasanya karena produksi sebum dari kelenjar sebaceous (kelenjar minyak) yang berlebihan. Sebum adalah zat minyak yang berasal dari lemak. Sedangkan kelenjar sebaceous yaitu kelenjar yang terdapat di bawah permukaan kulit. Sebenarnya sebum ini bermanfaat untuk membantu melindungi dan melembapkan kulit, tetapi apabila sebumnya berlebihan akan menyebabkan kulit wajah menjadi berminyak, pori-pori tersumbat dan menimbulkan jerawat. Biasanya faktor-faktor yang memengaruhi tingginya produksi sebum pada kulit seseorang adalah faktor genetik, perubahan hormon, atau pun stres. Jenis kulit wajah berminyak cenderung memiliki pori-pori yang besar, terlihat berkilau namun kusam, dan biasanya disertai komedo, jerawat, serta noda hitam.

Langkah-langkah yang bisa kamu lakukan untuk kulit wajah berminyak yaitu :

  • Rajin mencuci muka setiap hari, setidaknya dua kali sehari. Hindari produk pembersih wajah dengan kandungan deterjen, dan gunakan sabun pencuci muka yang lembut yang mengandung gliserin.
  • Gunakan kertas minyak. Walaupun tidak mencegah produksi sebum berlebih, tetapi kertas minyak ini dapat membantu meminimalisir kelebihan minyak di wajah.
  • Jangan makan makanan yang tidak sehat seperti makanan yang digoreng, makanan tinggi gula, dan makanan olahan.
  • Saat kulit terlalu berminyak, kurangi penggunaan make up, terutama foundation. Pilihlah produk berbasis air bukan berbasis minyak. Carilah produk berlabel noncomedogenic yang cenderung tidak menyumbat pori-pori.
  • Jika pembersih wajah umum saja tidak cukup mengurangi kulit berminyak, cobalah produk yang mengandung asam, seperti benzoil peroksida, asam salisilat, asam glikolat, atau asam beta-hidroksi.
  • Gunakan produk tabir surya serta pelembap yang bebas minyak.

Nah buat kamu yang penasaran cleansing oil yang cocok dengan wajahmu yang berminyak, yuk klik disini aja.

3. Kulit Kering

Wajah dengan kulit kering kurang memiliki kelembapan di lapisan kulit terluar. Akibatnya menimbulkan retakan pada permukaan kulit, serta akan terasa kering ketika disentuh. Pemilik jenis kulit wajah kering biasanya memiliki pori-pori yang hampir tak terlihat, permukaan luar kulit terlihat kasar dan kusam, serta kulit kurang elastis. Kulit jenis ini juga lebih mudah memerah, gatal, bersisik, dan meradang. Kulit wajah kering bisa disebabkan atau diperburuk oleh faktor genetik, penuaan, perubahan hormon, cuaca dingin, sinar matahari, radiasi ultraviolet, mandi air panas terlalu lama, atau bahan yang terkandung dalam produk sabun, kosmetik, pembersih, hingga obat-obatan.

Perawatan jenis kulit wajah kering dapat meliputi:

  • Gunakan pembersih wajah yang lembut dan tidak mengandung alkohol atau wewangian.
  • Hindari mandi dan mencuci muka dengan air hangat terlalu lama.
  • Gunakan pelembap setiap selesai mencuci muka.
  • Pakailah sabun pembersih wajah dengan bahan yang melembapkan, seperti emolien atau colloidal oatmeal.

 

4. Kulit Sensitif

Jenis kulit ini memiliki kepekaan yang rendah terhadap beberapa hal. Kulit yang sensitif sangat mudah mengalami alergi atau iritasi, serta ruam sebagai reaksi terhadap faktor tertentu, seperti halnya lingkungan, tanaman, makanan, dan bahkan produk kosmetik. Kulit wajah sensitif akan mudah mengalami kemerahan, gatal, kering, pengelupasan, serta terbakar ketika terjadi kontak dengan pemicunya.

Langkah-langkah yang dapat kamu lakukan untuk merawat kulit sensitif :

  • Gunakan sabun yang berbahan dasar lembut dan bilaslah dengan menggunakan air hangat
  • Hindari menggosok wajah
  • Jangan menggunakan produk perawatan wajah yang mengandung alkohol, asam dan wewangian.
  • Gunakanlah produk perawatan yang mengandung lidah buaya, chamomile, teh hijau, polifenol, dan gandum.

5. Kulit Kombinasi

Jenis kulit wajah kombinasi adalah perpaduan antara kulit berminyak dan kering. Seseorang dengan jenis kulit kombinasi biasanya memiliki kulit berminyak yang terkonsentrasi di zona-T (dagu, hidung, dan dahi), sementara pipinya tetap kering. Jenis kulit wajah ini dapat dipengaruhi oleh faktor genetik dan masa puber, yakni ketika kelenjar minyak meningkatkan produksi sebum.

Terkadang berbagai produk perawatan kulit wajah dibutuhkan untuk merawat kulit jenis ini. Perlakuan terhadap bagian wajah pun sedikit berbeda, misalnya pembersih ringan dan pelembap mungkin diperlukan di pipi, sementara produk anti-jerawat dengan benzoyl peroxide mungkin diperlukan di zona-T.

Apa pun jenis kulit wajah Anda, tetap gunakan tabir surya untuk perlindungan dari radiasi ultraviolet, dan hindari paparan sinar matahari langsung dengan mengenakan kacamata atau topi bertepi lebar. Hindari merokok dan jaga asupan cairan Anda setiap hari. Dan jangan lupa untuk rajin mencuci wajah Anda setiap hari dan menggunakan pelembap setelahnya, terlebih ketika akan tidur. Hindari pula tidur dengan wajah masih memakai make-up. Jika Anda memakai make-up, sesuaikan dengan jenis kulit Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *